Posted by: munifchatib | September 14, 2012

Belajar Hidup Lebih Baik Bersama Keluarga Di Tokyo

DAHSYATNYA TOKYO, BELAJAR HIDUP LEBIH BAIK BERSAMA KELUARGA

Go to Tokyo, April 2013

By Munif Chatib

Buat saya kesempatan yang jarang sekali terjadi adalah bercengkerama dengan keluarga. Pernah dalam satu bulan, saya hanya 4 hari bertemu Umi, anak dan isteri. Allah SWT memang Maha Adil, ketika mendapat kesempatan berkunjung ke Tokyo selama 5 hari, saya berdoa dan berusaha untuk mengajak istri tercinta dan putri semata wayang, Salsabila. Dan Allah mengabulkan doa-doa saya. Kami bertiga berangkat ke Tokyo untuk belajar banyak hal-hal yang positif di sana.

Melihat bersihnya kota Tokyo dari sampah dan debu. Masyarakatnya yang ramah. Kalimat yang terus menerus diucapkan oleh sang isteri tercinta adalah :

“Kenapa tidak Indonesia bisa seperti ini. Pasti bisa, jika dimulai dari kita sendiri dan dari hal yang kecil-kecil. Insyallah bisa.” Wow, benar juga pernyataan itu. Selama dalam perjalanan, kami bertiga selalu mencatat, mengingat  dan diskusi seru tentang apa yang sebentar lagi akan dikerjakan sepulang ke tanah air.

Pengalaman unik terjadi di Waseda University, ketika Prof. Noriko Watanabe, seorang wanita yang memimpin divisi luar negeri bertanya kepada Salsabila dan Isteri saya tentang hijab. Beliau mengira semua baju itu hijabnya hanya satu, dan selalu dikenakan. Si Bella menjelaskan panjang lebar, bahwa setiap baju muslim itu biasanya berikut hijabnya yang sesuai. Jadi kami banyak punya hijab, tidak hanya satu. Lalu Isteri dan Bella menunjukkan cara memakai hijab kepada Prof. Noriko Watanabe yang cantik jelita itu.

Bahagia rasanya melihat anak dan isteri dapat kesempatan belajar dan berbagi di negeri orang. Maklumlah hal ini kesempatan yang sangat jarang. Kami bertiga berjanji, setelah pulang ke tanah air, untuk berubah hidup lebih baik. Tidak sering memerintah, namun apa yang bisa dikerjakan sendiri, maka kerjakan sendiri. Disiplin terhadap waktu, terutama waktu sholat dan janji bertemu dengan orang. Berjanji untuk meluangkan waktu membaca buku. Berjanji untuk ramah dengan orang lain. Selalu berbagi kepada siapa saja.

Alhamdulillah ya Allah … Engkau selalu menjawab doa-doa kami baik langsung maupun tidak langsung. Semoga keluarga yang kecil ini selalu dalam lindunganMu. Aku selalu menjadi suami dan ayah yang baik buat keluarga. Istriku menjadi isteri yang selalu menjaga, merawat dan mendukung suaminya dan anaknya. Putri yang selalu tak henti-hentinya berdoa untuk orangtuanya dan berdiri di depan untuk membelanya dari mara bahaya. Alhamdulillah ya Allah.

Tokyo, September 2012


Categories

%d bloggers like this: