Posted by: munifchatib | July 8, 2011

DISAIN RAPORNYA MANUSIA, TIDAK PERLU OLAHRAGA JARI – DIKLAT KEPSEK LEVEL 2 By Munif Chatib

 

 

 

Waktu yang paling ‘sengsara’bagi guru, terutama wali kelas adalah menulis rapor untuk anak didiknya setiap tahun ajaran baru. Apalagi jika rapor itu berbentuk narasi. Setelah rapor selesai, kebanyakan para wali kelas harus ‘pijat jari’ sebab terasa kesemutan, melembur rapor tersebut. Yang menyedihkan lagi adalah setelah rapor setebal disertasi selesai diberikan kepada orangtua, Betapa banyak orangtua yang tidak mau dan tidak mampu membacanya. Akhirnya rapor tersebut yang dibuat dengan ‘derai air mata’ yang hanya diletakkan di jok mobil atau disimpan di bawah meja di rumah. Belum lagi sekolah yang harus membuat dua rapor. Rapor pertama versi Diknas dan yang kedua versi sekolah. Wow, bisa dibayangkan. Apalagi bentuk rapor Diknas hampir setiap tahun selalu berubah-ubah.

 

Lalu sebenarnya bagaimana bentuk rapor sebagai laporan perkembangan siswa pada akhir tahun atau akhir semester? Pada diklat kepala sekolah level 2 ini, saya mencoba menawarkan bentuk rapor yang lengkap namun mudah membuatnya dan praktis sehingga  para guru dan wali kelas sangat ‘enjoy’ membuatnya sebab tidak perlu olah raga jari, Apalagi sampai ‘ngelembur’ malam-malam hari. Ikuti disain rapornya manusia, pada:

 

Hari/ tanggal   :  Rabu-Jumat/ 20-22 Juli 2011
Tempat            :  Padepokan Pencak SilatTaman Mini Indonesia Indah, Jakarta
Waktu             :  Pkl . 08.00-16.00
Pembicara        : Munif Chatib dan Tim GLC Indonesia
Contact Person : Herdin Nurdin (081380459503)

 

Sampai jumpa di Jakarta.


Categories

%d bloggers like this: