Posted by: munifchatib | May 31, 2011

JUJUR, STRATEGI MI MEMANG DAHSYAT By Silma Tungga Dewi, mahasiswa GA – 4 Jakarta

JUJUR, STRATEGI MI MEMANG DAHSYAT

By Silma Tungga Dewi, mahasiswa GA – 4 Jakarta

Catatan harian Silma Tungga Dewi, pengamat pendidikan, Jakarta

17 Mei 2011

Perkuliahan dibuka dengan perkenalan dan yang paling menyenangkan, karena memang dasar guru, ya pada tidak jaim, langsung menunjukkan taringnya. Lanjut dengan pembukaan teori kecerdasan. Yang langsung menarik adalah tentang stimulus, karena saya baru mempunyai satu anak yang masih kecil. Jadi tidak mau salah atau lewat tentang pemberian stimulus yang tepat.

Big question dalam diri saya adalah saya belum merasa menemukan kondisi terbaik saya. Artinya PR yang sangat besar untuk saya sendiri. Apa maksud kondisi terbaik ? saya masih belum tahu. Apakah orang itu merasa bahagia dan apakah cuma itu saja ? bahagia atas apa yang dia lakukan.

Misalkan, seorang seniman yang tahu kondisi akhir terbaiknya, tapi karena komitmen untuk menjalaninya, dia tidak dapat mendapatkan income yang cukup untuk keluarga. Akhirnya dia jadi tidak bahagia. Apakah itu kondisi akhir terbaik?

 

18 Mei 2011

Masih banyak yang bisa dipelajari lagi, Yipiee!! Multiple Intelligences Research  yang masih jadi tanda tanya, kayak apa sih bentuknya. Karena yang baru dilihat baru hasilnya saja. Dan tidak sabar rasanya ingin mencoba mempraktekkannya pada anak saya yang berusia 2,5 tahun.walaupun bukan psikolog tapi pasti bisa pakai perkiraan kan.?

Proyek dengan anak pun, saya antusias sekali. Sedamng memilah-milah, kira-kira apa yang cocok, yang bisa dilakukan bersama-sama dengan anak, hanya saja saya masih bertanya-tanya tentang discovering ability. Apakah stimulus itu kita sesuaikan dengan kesukaan anak atau kita coba pada semua kecerdasan sehingga terlihat bakat anak?

 

19 Mei 2011

Makin terbuka mata saya tentang pentingnya ikut kuliah GA. Dari kemarin saya masih mencari-cari, kira-kira akan saya apakan ilmu ini, berhubung saya bukan sebagai guru atau pun pemilik sekolah.

My AHA moment, yaitu pada saat kita tanya jawab, dan sepakat untuk melakukan suatu hal mikro untuk menuju yang makro. Langsung saya berpikir untuk mencari sekolah di dekat daerah saya untuk berbagi ilmu tentang MI, dan benar-benar menjadi GA. Applied Learning itu yng harus saya lakukan.

Pertanyaannya, saya harsu mulai dari mana ? Apakah bisa pak Munif membagi cerita-cerita tentang bagaimana memulai semua ini. Sehingga saya bisa menduplikasi apa yang selama ini pak Munif perjuangkan.

 

20 Mei 2011

Kalo boleh jujur, yang masuk ke memori jangka panjang adalah simulasi menyalakan lilin di luar kelas. Memang dahsyat strategi pembelajaran MI. Saya bisa pastikan bahwa saya tidak akan lupa akan simulasi tersebut.  Dan interpretasi dari simulasi tersebut juga sangat cocok dengan simulasinya. Benar-benar sesuai dan klop antara alat peraga dengan interpretasainya. Jujur, yang paling saya lihat adalah strategi pembelajarannya.

Wah…diskusi yang sangat menarik, saya sangat terharu karena banyak tertawa. Tapi memang sangat memberikan masukan yang sangat dalam, yaitu kita bisa melakukan perubahan yang diawali dengan mimpi.

Dan yang terakhir…buku “Gurunya Manusia” yang pasti akan sangat banyak manfaatnya. Thank you, pak Munif, ilmu yang benar-benar bermanfaat.

Informasi:

Ikuti Kuliah GUARDIAN ANGEL (GA) ANGKATAN 5 DI SURABAYA

Hubungi Abdul Kodir (ADI) DI 081330788222, 0318295222

 


Categories

%d bloggers like this: