Posted by: munifchatib | May 25, 2011

MULTIPLE INTELLIGENCES DI INDONESIA, MUNGKINKAH? By Joko Kristiyanto, mahasiswa GA – 4 Jakarta

Catatan harian Joko Kristiyanto, kepala sekolah SD Juara, Semarang, Jawa Tengah

17 Mei 2011

Multiple Intelligences di Indonesia , mungkinkah?

Sepertinya multiple intelligences akan bisa sempurna diimplementasikan jika sekolah memakai metode SKS bukan paket seperti di Indonesia. Jalan tengah menuju implementasi multiple intelligences yang sempurna di Indonesia, yang menganut paket adalah tematik learning atau project learning. Bagaimana menurut pak Munif? Multiple Intelligences dan tematik / project learning bisakah dipadukan ?

18 Mei 2011

Keyakinan bahwa setiap siswa, setiap anak adalah masterpiece atau maha karya agung Allah yang tidak boleh disia-siakan. Sebagai orang dewasa atau orang tua, kita harus banyak memberikan stimulus positif yang tepat dan menciptakan lingkungan yang kondusif sehingga siswa atau anak bisa tumbuh menjadi insan kamil atau insan mulia, yang mampu berkarya, bermanfaat, dan menjadi rahmatan lil ‘alamin (sebagaimana esensi penciptaan manusia oleh Allah sebagai pengelola / khalifah fil ardh ).

Untuk lebih menambah keyakinan tersebut saya harus segera melakukan Multiple Intelligences Research kepada diri saya, istri, anak, siswa, guru, dan semua orang di sekitar saya sebagai guidance untuk melanjutkan kehidupan di dunia agar bahagia di dunia dan surga.

Sepulang dari kuliah GA bulan ini, saya akan diskusi dengan istri untk menerapkan “insight” ini di keluarga. Semoga Allah memudahkan dan menolong kami sehingga kami menjadi keluaga bahagia dunia dan akherat.

19 Mei 2011

MIS, mulai dari yang kecil!

Barang kali inilah solusi permasalahan pendidikan di Indonesia saat ini. Penemunya atau pembawanya telah 10 tahun mengaplikasikannya. Masih adakah keraguan?

Stop ikut-ikutan. Theory bukan kultur ilmiah yang baik. Coba terapkan di sekolah masing-masing. Amati, cermati perkembangannya. Coba lakukan konsultasi dan riset di sekolah-sekolah yang mati tidak, hidup segan. Kemudian lakukan Multiple Intelligences System (MIS). So…kita lihat hasilnya.

Perjuangan ini butuh nafas panjang. Sebagaimana panjangnya birokrasi yang ada 73 elemen di dalamnya. Yang berkonsekuensi pada dana besar?

Betapa jauh siswa-siswa kita hari ini dari manusia seutuhnya ? atau khalifah fil ardh ?

Ayo kita nyalakan lilin-lilin kecil dari diri kita, keluarga kita, dan sekolah kita masing-masing sehingga menjadi cahaya besar yang menerangi Indonesia.

20 Mei 2011

Bedah Otak

Di sinilah letak “kemuliaan “ manusia dari makhluk yang lain. Seperti apa pun chasingnya/bodynya tidak penting, yang penting otaknya. Karena itu semua orang harus tahu ini. Lihat otaknya jangan yang lain. Sekolahnya manusia terletak pada otak manusia, bukan yang lain.

Informasi:

Ikuti Kuliah GUARDIAN ANGEL (GA) ANGKATAN 5 DI SURABAYA

Hubungi Abdul Kodir (ADI) DI 081330788222, 0318295222


Categories

%d bloggers like this: