Posted by: munifchatib | March 24, 2010

SOSIO DRAMA, MASUK MEMORI JANGKA PANJANG

SOSIO DRAMA, MASUK MEMORI JANGKA PANJANG
DI TK AL KHAIRIYAH CONDET JAKARTA
By Munif Chatib

Anak usia golden age (0 sampai 8 tahun) adalah masa pertumbuhan neuron (sel otak) sampai menyentuh 80 %. Apa artinya? Dan harus melakukan apa anak kita jika masuk rentan usia golden age?
Perkembangan otak sampai 80% haruslah diartikan sebuah pondasi gedung pencakar langit. Jika pondasi anak kita kuat, maka setinggi apapun gedung yang menopang di atasnya, akan kuat pula. Namun sebaliknya jika perkembangan otak anak usia golden age sangat lemah, maka pondasi akan lemah dan bangunan yang dibangun di atasnya akan mudah roboh. Inilah visualisasi yang sederhana dan mudah dipahami tentang golden age.

Lalu, bagaimana perkembangan otak ini dapat dipacu secara maksimal tepat pada waktunya (0 sampai 8 tahun)? Jawabnya adalah jika sel otak anak kita saling mengadakan koneksi. Mengapa koneksi itu muncul? Jika anak kita selalu diberi stimulus atau rangsangan untuk bergerak, melakukan sesuatu, berbicara, berpikir dan untuk memutuskan sesuatu.

Sampai di sini, kita dapat menyimpulkan bahwa mengapa anak TK atau PG sering bertanya tentang segala hal. Bahkan mereka rasanya tidak lelah dan tidak mau berhenti untuk bergerak. Hal ini disebabkan masa perkembangan otaknya.

TK Al Khairiyah Condet Jakarta, adalah TK yang dalam binaan saya, selalu mengedepankan prinsip pembelajaran dengan memberi stimulus kepada anak, agar terjadi koneksi dalam otak anak tersebut. Salah satunya adalah strategi mengajar SOSIO DRAMA. Strategi ini memantik keberanian dan emosi anak untuk berbicara dan melakukaan sesuatu yang akan masuk memori jangka panjangnya, yaitu memainkan sebuah peran. Target materi akan lebih cepat berhasil apabila dilakukan dengan sosio drama. Anak usia golden age akan dengan mudah mengikuti bahkan tanpa rasa takut akan salah mereka bebas memerankan ‘peran’ dengan lucunya.
Gerakan yang dirasakan oleh anak kita, kata-kata yang diucapkan oleh anak-anak kita akan menimbulkan koneksi neuron dan akan memperkuat anyaman pondasi otak mereka.

Betapa cerianya kala anak kita mencoba memainkan sebuah peran. Jujur sampai dewasa mereka tidak akan lupa momen tersebut. Mereka dapat menyebutkan dengan cepat, peran apa saja yang sudah pernah dimainkannya. Tentunya strategi sosio drama mempunyai cara-cara yang khas untuk menyusunnya dalam lessonplan para guru. Alhamdulillah guru-guru di TK Al Khairiyah Condet Jakarta telah mempraktekkannya dengan apik. Terima kasih sahabat atas kerjasamanya.

Keterangan:
PG-TK Al Khairiyah Condet Jakarta
Batu Kinyang III RT.06/04 Gg. Asem Condet – Jakarta Timur Telp.021-8001352
Contact Person Ibu Siska 081514482828


Categories

%d bloggers like this: